Diagonal Select - Hello Kitty 2 MESA NR OTKP SKEMA: Maret 2020

Senin, 02 Maret 2020

Mendalami Novel Tahajud Cinta Di Kota New York

             
                Mendalami Novel Tahajud Cinta 
                       Di Kota New   York
Data buku
Judul Buku : Tahajud Cinta Dikota New York 
Pengarang : Arumi Ekowati
Editor : A. Latiep
Cover Designer : Oesmanovski
 Layout : Mustofa
Penerbit : Zettu, Jln.Raya Munjul No.1 Cipayung Jakarta
Tahun Terbit Beserta : Cet I, 2013 
Cetakannya
Tebal Buku : 14 cm x 21 cm, 420 halaman
Harga Buku : Rp 70.000,-

Arumi Ekowati. Lahir di Jakarta tanggal 6 Mei. Lulusan arsitektur ini merasa lebih asyik menekuni hobynya menulis cerita fiks. Beberapa cerpennya telah dimuat di Majalah Aneka Yess!, Kawanku, Hai, Majalan Teen, tabloid Gaul, majalah Kreatif, majalah say!, majalah STORY, majalah Bobo, majalah Girls dan Kompas Anak. Beberapa buku antologi, diantaranya: Crazy Momen (2010), Anak Kos Gokil (2010), Dua Sisi Susi (2011), Dark Stories (2012), Bye-Bye Office (2012), Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu (2012), serta satu buku biografi karateka cilik : Bhagas dan Jurus-Jurus Meraih Mimpi (2012). Novelnya yang telah terbit : Cinta Bersemi di Putih Abu-Abu, Tahajud Cinta di Kota New York, Heart Latte, Amsterdam Ik Hou Van Je, Jojoba, Longest Love Letter dan Hatiku Memilihmu.
Novel “Tahajud Cinta di kota New York” ini benar-benar membuat saya takjub dan berdecak kagum. Ini adalah novel yang sangat menginspirasi buat saya, menyuguhkan berbagai konflik yang membuat seorang Dara malah lebih kuat dan teguh pada keputusannya mengenakan kerudung. Selain best seller, dan lebih menakjubkannya lagi, novel ini juga akan diangkat ke film layar lebar. Dan novel ini sudah ada sekuelnya berjudul “Hatiku Memilihmu”. Sudah beredar di seluruh toko buku Indonesia. Kekhasan Pengarang Arumi E yaitu lebih senang menekuni dunia menulis beberapa cerpen remaja dan cerpen anak karyanya telah yang dimuat di berbagai majalah nasional. Buku ini diterbitkan oleh Zettu, penerbit ini memang menerbitkan novel remaja yang memang banyak membahas tentang percintaan. Yang lebih menariknya lagi zettu ini suka menceritakan novelnya dengan latar tempat di luar indonesia.
Sinopsis
“ Jika kau berhasil bertahan hidup di New York, maka kau akan berhasil bertahan hidup di mana pun.” Siapa menduga di gemerlap Kota New York yang menawarkan kebebasan dan kesenangan hampir disetiap sudut kotanya, Dara Paramitha justru dipertemukan dengan seorang gadis indonesia bernama Aisyah Liu yang justru dara  bisa mengubah gaya hidupnya yang biasanya glamor berpakaian seksi justru mendapat hidayah. Ia lepaskan predikat gadis seksi dan memilih tampil islami. Tetapi semua itu bukan hal yang mudah, rintangan datang bukan hanya dari keira sahabatnya sendiri bahkan dari teman-temn klub malamnya yang biasa mereka bermain bareng. 
Dara terus berjuang meninggalkan masa lalunya, menghadapi dengan kuat dan sabar setiap mendapat kritikan bahkan hinaan dari sahabatnya, Keira. Saat bangun dari tidurnya di sepertiga malam, Dara selalu menyempatkan untuk shalat sunnah Tahajud, namun karena Keira sahabatnya itu selalu marah ketika mendengar suara Dara di sepertiga malam, Dara selalu bersikap hati-hati dan tidak menimbulkan gaduh sedikit pun. Ditambah saat Dara berpuasa pun, sahabatnya tak henti meledeknya, biasanya Dara yang tak pernah berpuasa, Dara kali ini benar-benar berubah di mata Keira. Keira semakin kesal pada sahabatnya itu. Namun tetap saja, Dara selalu tersenyum dan menjawab ramah kepada Keira. Keira sebenarnya tidak membenci Dara, hanya saja benci dengan perubahan Dara.
Ketika hadir sosok Brad Smith seorang pianis yang dipertemukan dengan Dara dengan cara mengesankan. Dara pertama kali dipertemukan dengan Brad ketika Dara ditodong dan dirampok, bisa dibilang Brad adalah seorang hero bagi Dara. Karena dipertemuan selanjutnya, Dara selalu bertemu dengan Brad ketika menyelamatkannya.
Semakin Brad mengenal Dara, ia semakin tertarik pada gadis ini. Begitu pun Dara, awalnya dia merasa risih karena Brad selalu mengikutinya dan jalan berdua dengannya. Dara merasa Brad selalu mengganggu perasaannya. Sampai pada suatu saat Brad mengajak Dara kencan, di sinilah Dara mulai mengenalkan bahwa agamanya tidak memperbolehkan seorang gadis berkencan dan apalagi pacaran. Hingga akhirnya Brad pun meminta Dara menjadi istrinya.
Dara mulai mengenalkan agama Islam pada Brad, Brad pun akhirnya mengerti dan mau mempelajari agama Dara. Hingga entah mengapa hatinya merasa tersentuh ingin memasuki agama Islam. Brad bilang, keinginannya masuk Islam bukan karena ia mencintai Dara, namun karena ia benar-benar yakin kalau Islam adalah agama yang tepat untuk diantunya.
Namun Dara juga dihadapkan pada suatu pilihan. Richard yang mengutarakan isi hatinya pada Dara dan ingin agar Dara menjadi istrinya sudah lama, seorang muslim yang dulu pernah dikagumi Dara. Begitu  pun Brad yang sudah lama dan berusaha untuk mengambil hati Dara dan mempelajari agama Islam. Dara juga merasa ia selalu diganggu perasaannya. 

         Analisis Unsur Instrinsik dan Ekstrinsik
Unsur Instrinsik
         Novel Tahajud Cinta Di Kota NewYork ini bertemakan kota besar yang dominannya non muslim, bukan penghalang bagi umat islam yang tinggal disana untuk menjalankan segala kewajibannya. Yang mempunyai peran utamanya bernama Dara paramitha gadis glamor berpenampilan seksi, hebat dalam waktu 1 bulan berhijrah menjadi wanita muslim dengan berjilbab tentunya taat beribadah. Perubahan yang dialami dara terjadi setelah bertemu dengan Aisyah Liu Wanita muslimah yang sangat alim, tentunya rajin beribadah taat terhadap agamanya. Namun banyak ujian yang dihadapi dara yang datang dari sahabatnya sendiri yaitu Keira, karena merasa kaget keira terhadap perubahan dara membuat ia kesal malah merasa terganggu karena terbangunkan saat tidur tengah malam karena dara sering bangun untuk solat tahajud. Bukan itu pula Brian O’Niel lelaki yang sudah lama  mencintai dara merasa kecewa karena melihat dara yang biasanya memakai pakaian seksi namun sekarang wanita yang ia cintai menjadi wanita muslimah yang malah penampilannya serba tertutup. Namun semua perbuhan dara tidak menutup kemungkinan tidak ada laki-laki yang mencintainya malah Richard Wenner seorng pria muaalaf, pekerja keras, taat pada agama, seorng arsitektur pula memin tara untuk menjdi istrinya. Namun dara menolaknya karena ia lebih mencintai Bradley Aaron Smith seorang anak kaya raya yang memilih   hidup sendiri daripada harus menuruti kemauan ayahnya untuk menjadi pianis, setelah mengenal dara paramitha ia berubah menjadi anak yang baik, dan akhirnya menjadi seorang pianis. Bahkan rela masuk islam demi bisabersatu dengan dara yang ia cintai. Namun masalah datang dari masalalunya yaitu Dipo Prasetya mantan dara yang peghianatinyah tiba-tiba datang minta balikan, namun dara menolaknya karena rasa sakit yang dulu pernah dirarsakannya tidak mungkin bisa ia lupakan. seiring berjalannya waktu perubahan dara diketahui oleh kakaknya Ranadrian dan adiknya Vanya yang berkunjung ke apartemennya mereka sangat baik hati dan sangat penyayang. Novel ini memiliki alur maju dan alur mundur, karena menceritakan dari awal dara yang berpenampilan gramor, hingga berubah menjadi berhijab, namun cerita ini juga banyak menceritakan masalalu Brad yang dulunya seorang anak kaya raya nmun sekarang ia memilih hidup dengan pilihan dan prinsipnya sendiri.
Banyak juga tempat-tempat di Amerika yang diceritakan yaitu ada  di New York, tempat pembelanjaan Century 21 Departement Store, Freedom Tower yaitu bekas menara WTC di 22 Cortland Street, tempat kuliah dara di Universitas Colmbia, Taman bermain yang sering dikunjungi dara di Central Park, tepatnya di daerah Morningside Kota Manhattanvil, yang sering dikunjungi tentunya Apartemen yang memang tempat tinggal dara dan keira, ada juga di Masjid Istiqlal Jakarta yang  merupakn tempat pertama kali brad datang ke jakarta. Waktu cerita ini tentunya pada saat pagi, siang, soredan malam. Banyak juga suasana yang terjadi dalam ceritanya. Ada yang bahagia yaitu disaat dara mendengar perasaan brad yang juga mencitainya, sedih ketika dara yang sudah lama berteman dengan keira namun keira memiliki teman baru yang justru alasannya karena keira tidak suka dengan perubahan dara. Adapun rasa ketegangan saat dara di perjalanan terjadi perampokn namun, brad datang menolongnya terjadilah penusukan terhadap brad oleh perampok tersebut.  
Cerita ini memiliki unsur sudut pandang orang ketiga karena si penulis menyebut nama tokok dengan nama “ ia “. Tidak terlewat pastinya novel ini memiliki amanat yang terkandung di dalamnya yaitu, jadilah muslim yang taat dimanapun, kapanpun, dan bagaimanapun keadaan lingkungan kita. Dan jangan mudah terbawa pergaulan yang dapat menggoyahkan iman kita sebagai umat islam. 
Unsur Ekstrinsik
        Adapun Unsur Moral yang terdapat di dalam novel ini, Berikut beberapa selipan islami dalam buku ini, terutama perihal hijrahnya Dara menjadi pribadi yang lebih baik:; Untuk memulai hijrahnya, Dara menyicil membeli baju yang sesuai syariah; baju-baju panjang dan longgar. Saya pun dulu begitu. Nggak perlu punya baju banyak, yang penting sedikit demi sedikit membeli baju panjang sebelum berhijab. Dengan seiring waktu, penampilan mulai berubah. Semua butuh proses, tidak bisa instan. Disebutkan jika proses hijrahnya Dara, dia menghapus semua fotonya di FB saat belum mengenakan hijab. Dara tetap berpuasa meski sedang merantau di negara lain yang jam puasanya lebih lama dibandingkan di Indonesia. Belum lagi lingkungan sekitarnya yang menatapnya heran karena tidak makan dan minum seharian. Islamphobia yang terjadi di Negara yang penduduk Islamnya minoritas. Sebagai umat muslim, kita harus menunjukkan pribadi yang menyenangkan, bukan pribadi yang justru membuat kaum non muslim makin takut dan beranggapan bahwa Islam adalah agama berbahaya. Kita harus menunjukkan bahwa Islam tidak sama dengan teroris. dalam Islam diajarkan untuk menghormati orangtua. Walaupun berbeda agana dengan orangtua, sang anak harus menghormati dan menghormati mereka. Memang begitulah seharusnya semua manusia di dunia ini. Saling menghargai dan menghormati apa pun perbedaan keyakinan dan pandangan di antara kita.
Keunggulan
            Novel ini Cerita yang sangat bagus, menyuguhkan akan indahnya kota Manhattan, New York serta kekerasan dan kebebasan yang ada didalamnya. Cerita tentang keislaman membuat cerita ini semakin menarik untuk dibaca. :) novel ini juga sangat menginspirasi khususnya buat saya,  dan umumnya untuk para remaja. Menyuguhkan berbagai konflik yang membuat seorang Dara malah lebih kuat dan teguh pada keputusannya mengenakan kerudung. Untu itu banyak hal yang dapat di contoh dan di terapkan pada kehidupan remaja zaman sekarang.
Kelemahan
           Pada cerita ini proses Dara mengubah haluan hidupnya dari yang berkarakter bebas ke karakter beriman. Akan lebih baik kalau penulis menambahkan ‘proses’ atau titik mulai perubahan tersebut. Jadi tidak terkesan terlalu tiba-tiba dan drastis. Apalagi dengan karakter Dara yang mandiri dan berpendirian teguh.
      Cerita ini juga sulit demengerti karena banyak percakapan yang menggunakan bahasa inggris namun tidak ada terjemahannya, maka dari itu untuk pembaca yang memang kurang bisa berbahasa inggris akan merasa kesulitan untuk mengartikannya. Dengan itu juga dalam penulisan ada nama tokoh yang tertukar yaitu dalam percakapan seharusnya memanggil brian malah menyebutkan nama brad.
         Jadi, novel ini pantas di baca oleh remaja zaman sekarang karena banyak menginspirasi para remaja untuk senantiasa menjaga kehormatan khususnya bagi perempuan muslim. Dengan perubahan dara saya juga selaku pembaca sangat kagum dan ingin bisa mencontoh seorang dara yang bisa berhijrah dalam waktu yang singkat.